Senin, 16 April 2018

Arema Tertahan di Dasar Klasemen Liga 1


Malang - Arema FC kian terpuruk di klasemen sementara Go-jek Liga 1 2018. Sudah empat pekan, Singo Edan tenggelam di dasar klasemen.

Perjalanan Arema diawal musim kompetisi 2018, sedikit kurang impresif. Jauh berbeda pada musim lalu, Arema, yang dipegang Aji Santoso, menuai kemenangan beruntun. Meskipun di akhir kompetisi Arema harus puas berada di urutan 9 klasemen Go-jek Liga 1 2017.

Sudah sebulan berlaga di Liga 1 musim baru, Arema FC hanya mengantongi dua poin hasil dua kali imbang dan menelan kekalahan.

Satu poin terakhir didapat Arema saat bermain imbang melawan Persib Bandung. Laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4/2018), selesai 2-2.


Sempat kerusuhan suporter pada pertandingan itu. Suporter, yang tak puas dengan hasil akhir laga, merangsek masuk ke atas lapangan permainan. Laga masih menyisakan injury time tiga menit. Keputusan wasit Handri Kristanto menjadi pemicu kericuhan para suporter Arema.

Akibat kericuhan itu, pelatih Maung Bandung, Roberto Carlos Mario Gomes, mengalami luka di pelipis kanannya. Ada 77 orang yang mendapatkan perawatan medis karena kericuhan itu. 

Ditengah menurunnya tren Arema di kompetisi kasta teratas kompetisi antarklub di Indonesia itu, pelatih tim, Joko 'Gethuk' Susilo, malah meninggalkan tim untuk mengikuti kepelatihan lisensi AFC yang digelar oleh PSSI.

Selama Joko 'sekolah' beberapa bulan kedepan, Arema mendatangkan Milan Petrovic duduk sebagai asisten pelatih. Dua kali mengawal Arema, Milan justru belum mengantar timnya meraih poin sempurna. Pertama melawan Borneo FC, lawatan Arema justru menuai kekalahan, serta laga terakhir harus puas berbagi poin dengan Persib Bandung.


Sebelum laga terakhir menjamu Persib, Milan mengaku bersama Joko Susilo terus mematangkan strategi dan mengevaluasi semua pertandingan yang dilakoni. Dirinya saat itu, menginginkan Arema meraih kemenangan di laga kandang kedua, menjamu Persib Bandung.

"Kami terus bersama Coach Joko Susilo melakukan evaluasi, mematangkan strategi dalam bermain agar meraih kemenangan," ungkap Milan kepada wartawan sehari sebelum laga menjamu Persib Bandung, Sabtu (14/4/2018). 

Persoalan baru kini dihadapi Arema FC, rusuh pecah disaat laga melawan Persib. Manajemen serta panpel mencatat ini sebagai pelajaran berharga untuk menyongsong Arema lebih baik ke depan. 

"Kami mohon maaf atas peristiwa yang terjadi. Semua dibawah kendali kita. Ini pelajaran, untuk Arema lebih baik kedepan," kata Media Officer Arema FC, Sudarmadji, kepada wartawan di Stadion Kanjuruhan, Minggu malam.

1 komentar: